By | 14 Juni 2019

patron.idLebak, Hampir satu tahun jalan rusak berdebu yang melintasi Kampung Pasir Eurih dan Kadububur Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak tak kunjung di perbaiki, Jum’at (14/06/2019).

Warga menilai ada yang aneh dalam proses pembangunan infrastruktur jalan tersebut, karena di jalan setelah Kampung Kadububur jalan sudah selesai diperbaiki sedangkan di Kampung Pasir Eurih dan Kadububur tak kunjung diperbaiki. Warga menduga ada dendam politik.

Kedi, warga Kampung Pasir Eurih menuturkan kepada jurnalis patron.id.

“Ini hanya dugaan dan warga sekitar juga menduga demikian, soalnya pada pemilihan Bupati Lebak tahun lalu TPS disini banyak yang memilih bumbung kosong dan karena itu mungkin kita dianaktirikan sehingga diperlakukan tidak adil,” kata Kedi

Baca Juga:  Kongko Bersama DPRD Banten, Diskusikan Kebijakan Penanganan Covid-19

Kedi menyesalkan pasalnya dengan kondisi jalan rusak warga terganggu debu karena menghambat aktifitas.

“Dan Kami terganggu dengan adanya debu akibat jalan rusak sehingga banyak menyelimuti rumah warga di sini yang rumah di pinggir jalan dan menghambat aktifitas warga disini. Padahal awalnya jalan masih bagus tiba-tiba di timpah batu krikil dikira ada pelebaran jalan taunya sampai sekarang belum ada perubahan,” sesal Kedi.

Kedi berharap jalan segera di bangun pasalnya hampir satu tahun.

“Kami ingin jalan ini dibangun dengan semestinya, karena sudah hampir satu Tahun jalan rusak dan sangat menggangu aktifitas warga setempat karena debu jalan rusak itu,” pungkasnya. [Red/Baihaki]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *