By | 1 Agustus 2018

patron.id – Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial (LP3ES) menggelar rapat umum anggota yang dihadiri sekitar 30 anggota, Selasa (31/7) kemarin. Rapat tersebut diselenggarakan dalam rangka membentuk kepengurusan baru. Pada proses pemilihan Didik Junaedi Rachbini terpilih sebagai ketua, didampingi Erfan Maryono dan Agus Abdul Hamid sebagai wakilnya. Ketiganya resmi sebagai formatur untuk melengkapi kepengurusan baru, yang menggantikan kepengurusan yang dipimpin M. Dawam Rahardjo – intelektual muslim yang wafat beberapa waktu yang lalu.

Dalam sambutannya, Prof. Didik J Racbini selaku ketua Dewan Pengurus LP3ES menyampaikan pihaknya berupaya semaksimal mungkin menjadikan LP3ES sebagai lembaga yang kritis serta aktif dalam menjunjung tinggi semangat demokrasi di Indonesia. “LP3ES akan tetap menjadi lembaga riset sosial yang kritis. LP3ES juga akan tetap aktif dalam memajukan proses demokrasi di Indonesia,” ujarnya, berdasarkan laporan yang dikirim, Rabu (1/8), Jakarta.

Prof. Didik J Rachbini melanjutkan, pihaknya berencana menyelenggarakan sekolah demokrasi yang diperuntukan untuk kaum muda serta politisi. “Dalam waktu dekat kami (LP3ES) akan segera menyelenggarakan sekolah demokrasi bagi kalangan muda dan juga politisi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Gempur Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden di Banten

Seperti diketahui, LP3ES adalah lembaga non pemerintah, berdiri sejak tanggal 19 Agustus tahun 1971. Lembaga ini didirikan oleh tokoh-tokoh penting seperti Prof. Soemitro Djojohadikusumo, Prof. Emil Salim, Prof. Billy Joedono, Prof. Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Prof. Juwono Soedarsono, Suhadi Mangkusuwondo, Brigjen Daan Jahja dan sejumlah nama penting lainnya.

Tokoh-tokoh muda pada jamannya yang pernah memimpin dan menjadi direktur lembaga ini antara lain adalah Nono Anwar Makarim, Ismid Hadad, M. Dawam Rahardjo. Bahkan Gus Dur pernah menjadi peneliti dan aktivis di lembaga ini.

Tiap tahunnya, LP3ES menerbitkan Jurnal Prisma yang diterbitkan sejak tahun 1971, membahas masalah-masalah sosial politik. Karya lainnya diterbitkan dalam bentuk buku dan kini lembaga tersebut sedang menerbitkan pemikiran Bung Hatta dalam buku Karya Lengkap Bung Hatta yang terdiri dari 10 jilid.

Kegiatan lainnya adalah riset polling yang mengangkat masalah-masalah sosial politik. Saat ini LP3ES sedang melakukan riset untuk membangun sebuah sistem peringatan dini terkait konflik sosial politik di Indonesia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *