By | 13 Mei 2020

patron.id – Tangerang, Wabah Covid-19 telah menggoyahkan sendi-sendi ekonomi masyarakat, terutama masyarakat desa yang terdampak karena tidak bisa mencari nafkah dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga dan keluarga.

Guna menangani pandemik, pemerintah mengeluarkan kebijakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Dalam memberikan peran strategis kepada pemerintah desa, Kementerian Desa PDTT RI menerbitkan Permendes 06 Tahun 2020.

BLT Desa perdana di Provinsi Banten disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Cirendeu Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang. Penyaluran BLT-Desa ini dibagikan kepada masyarakat yang berjumlah 243 Keluarga Penerima Manfaat dengan total dana disalurkan Rp. 145.800.000, pada Rabu, (13/5/2020).

Adapun anggaran dana yang digunakan adalah berasal dari dua sumber yakni sumber APBN yakni Dana Desa dan sumber APBD (Anggaran Dana Desa dan Bagi hasil PaJak Daerah) yang nominalnya Dana Desa (APBN) Rp. 81.600.000; ADD dan BHP Rp. 64.200.000.

Saat pembagian BLT DD Berlangsung

Emak Ame, Salah satu masayarakat penerima BLT DD  mengatakan, dirinya sangat terbantu dengan adanya Bantuan Langsung Tunai yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ada 20 T Anggaran Prakerja, Ada Buruh Yang di PHK

“mudah-mudah ini semua dapat pahala dan keberkahan, terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Wapres,” ujarnya.

BLT Dana Desa di Provinsi Banten diperkirakan akan disalurkan kepada 189.099 KK terdampak Covid-19 selama tiga bulan dengan besaran Rp. 600.000 per-Bulan, per-KK.

Pada kegiatan penyaluran bantuan, dihadiri pula Muspika Kecamatan Solear, serta Pendamping Desa Cirendeu.

Perlu diinformasikan bahwa BLT Dana Desa (BLT-Desa) di Provinsi Banten diperkirakan akan disalurkan kepada 189.099 KK terdampak Covid-19 selama tiga bulan dengan besaran Rp. 600.000 per-Bulan, per-KK.

Perlu diketahui, adapun Calon penerima BLT-DD merupakan:
KK yang terdapat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang kehilangan mata pencaharian.
Keluarga yang terdapat anggotanya berpenyakit kronis
Keluarga Non-PKH, Keluarga Non-BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), Pendataan secara simultan dan bertahap dilakukan oleh Pemerintah Desa, Pendamping Lokal Desa, Pendamping Desa, serta Relawan Desa yang bersurat tugas.[Red/Hamdu]

Bagikan: