By | 23 September 2019

patron.id – Serang, Camat Taktakan sesalkan Aktifitas pengerukan tanah atau Galian C yang mengatas namakan Yayasan Muhammad Al-amin Abdul Gofur, Desa Pancur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, pasalnya belum ada izin, serta langgar perda nomor 6 Tahun 2011

“100% bahkan 1000% Saya tidak mengizinkan bahkan Kami menolak, insyaallah Kecamatan Taktakan bersama Warga,” ungkap Um Rochmat Hidayat kepada Warga Pancur, pada Senin, (23/9/2019).

Baca Juga : Warga Gruduk Kantor Kelurahan Pancur Pasalnya Pengusaha Nakal Oprasikan Galian C Kembali

“Kita pernah mengadakan penutupan sebelumnya bersama Muspika, Pol PP berikut perizinan Rt-Rw hanya saja setelah itu wewenangnya bukan Kecamatan lagi tapi Kota,” lanjutnya

Baca Juga : Pemkot Serang Segel Alat Berat di Galian C

Ia juga sepakat jika untuk pembangunan Pesantren namun sampai saat ini ia belum menandatangani izin lokasi galian C tersebut

“Saya katakan kalau memang itu buat Pesantren Saya izinkan, tapi kalau pelaksanaannya seperti itu Saya tidak menginginkan, dan sampai saat ini Saya belum menandatangani izin lokasi ehh izin lingkungan,” Ungkapnya

Baca Juga:  Mahasiswa Bersatu-padu dalam gagasan, Kawal Provinsi Banten.

Ia juga memberikan klarifikasi bahwa pihaknya komitmen untuk tidak memberikan izin terhadap pengrusakan lingkungan

“Berdasarkan ada yang laporan bahwa Camat sudah menerima sesuatu, alhamdulillah sampai saat ini komitmen tidak akan menerima apa apa kalau memang untuk merusak lingkungan, pun izinkannya ataupun pembuatan Pesantren, kalau untuk Pesantren saya izinkan 100%.” Tandasnya

Ia juga sudah melaporkan ke Walikota bahkan telah melakukan penutupan sebelumnya.

Baca Juga : Dinilai Ilegal Galian C di Pancur Ditutup Sementara

“Kalau dari Kecamatan Kita sudah melaporkan ke Walikota, Pak Walikota mengintruksikan jajarannya berkaitan dengan penegakan perda, berdasarkan perda nomor 6 Tahun 2011 tentang Rt/W tidak ada galian C di Kecamatan Taktakan, maka dari itu kita berkoordinasi dengan pihak terkait baik per Tim, LH dan Satpol PP, PU dan kita berharap secepatnya ada tindakan,” lanjutnya.[Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *