By | 20 Agustus 2020

patron.id – Serang, Pemerintah Kota Serang akhirnya menunda pembelajaran tatap muka di SD dan SMP se-Kota Serang, terhitung mulai Sabtu (22/8). Penundaan tersebut lantaran status Kota Serang berubah dari zona kuning menjadi zona orange. Padahal, penerapan belajar tatap muka sempat dilakukan uji coba Selasa (18/8) kemarin. Kemudian terpotong libur dan cuti bersama, sekolah tatap muka di Kota Serang hanya berjalan dua hari. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto membenarkan penundaan pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut. 

Update data kabupaten/kota yang berisiko rendah menjadi sedang

“Iya karena update zona Kota Serang per 19 Agustus 2020 zona oranye, maka kami menunda sementara pembelajaran tatap muka, sampai zona kembali menjadi hijau atau kuning,” kata Wasis, dihubungi lewat pesan whatsapp, Kamis (20/8).

Baca Juga:  Kecam Pelaporan Aktivis Ke Polda Banten

Penundaan belajar tatap muka di sekolah pun berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang. 

“Penundaan sekolah pun berdasarkan surat edaran Kadindik Kota Serang dengan merujuk surat Ketua Gugus Covid 19 termasuk saya didalamnya sebagai anggota,” ujar dia.

Perubahan status zonasi tersebut, membuat Pemkot Serang melalui Dindikbud mengambil langkah terkait metode pembelajaran kembali menggunakan metode belajar jarak jauh atau belajar dari rumah (BDR).

“Kami harus mengambil langkah untuk menunda kembali tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauk (PJJ) atau biasa dikenal dengan BDR (belajar dari rumah),” ungkapnya.

Untuk diketahui, upadate Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per 16 Agustus menyebutkan Kota Serang menjadi salah satu dari 49 kota/ kabupaten yang berubah status dari resiko rendah (kuning) menjadi sedang (orange). [Red/Roy]

Bagikan: