By | 14 Januari 2019

patron.id  Jakarta, Pengurus Wilayah GP Ansor se-Indonesia melakukan silaturahmi bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1/2019). Pertemuan tersebut didampingi langsung oleh Ketua Umum Yaqut Cholil Qoumas dan Sekjen Adung A. Rochman.

Pertemuan ini membahas beberapa point penting yang disampaikan GP Ansor kepada Presiden, diantaranya yaitu dalam rangka memperkokoh relasi kebangsaan dan kenegaraan antara presiden dan GP Ansor di tengah situasi kebangsaan yg mulai mengalami hambatan dari kelompok yg berupaya mendegradasi rasa nasionalisme.

Kedua, GP Ansor menyampaikan arah bangsa ke depan harus tetap menjadikan PBNU, pancasila, bineka tunggal ika, NKRI dan UUD 1945 sebagai pilar dalam membangun peradaban Indonesia yg lebih maju dan berkeadilan jika ada sekelompok kecil yg akan mereduksi pilar kebangsaan ini. Maka negara wajib mengantisipasi secara dini dan GP Ansor siap bergerak bersama pemerintah melawan kelompok-kelompok radikal yang akan berupaya mengganti pilar tersebut.

Ketiga, demokrasi hanya wasilah dalam reproduksi kepemimpinan nasional yang tujuannya adalah baldatun thayyibatun wa robbun ghofur dengan mengerakan tasharruf al imam (kebijakan seorang pemimpin) menuju kesejahtraan rakyat. Maka pilpres nanti adalah hanya wasilah untuk menguatkan tujuan dan cita-cita the founding fathers agar Indonesia tetap ada.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi berpesan bahwa ini bukan hanya sekedar sosok Jokowi tapi ada ruh yang lebih utama yakni NKRI yang harus tetap tegak berdiri menjadi negara yang maju.

Baca Juga:  Tanggapi Komentar Menag, MUI Banten Angkat Bicara

“Ini bukan sekedar sosok pemimpin saja. Tetapi persoalan NKRI yang lebih utama yang harus tetap kita tegakan menuju negara yang maju.” ujarnya kepada sejumlah Pengurus GP Ansor.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, sejumlah Pengurus Wilayah GP Ansor, terutama PW GP Ansor Banten mengatakan siap menyukseskan pemilu baik pileg maupun pilpres berjalan dengan damai dalam rangka menjaga kondusifitas politik di daerah dengan jalan meneguhkan sinergi bersama komponen lain.

Ketua GP Ansor Banten, Ahmad Nuri, melalui rilisnya mengatakan bahwa pihaknya siap menurunkan kader GP Ansor dan Banser dalam rangka menjaga keberlangsungan pemilu 2019 berjalan dengan aman dan damai.

Untuk menjaga perdamaian pemilu nanti, lanjut Nuri, harus dilakukan beberapa upaya, yaitu pertama memberikan sosialisasi dan tranformasi tentang makna penting demokrasi kepada kader GP Ansor maupun entitas lainya bahwa pemilu serentak ini hanya bagian wasilah untuk mencapai tujuan dengan memilih pemimpin yg mampun memberikan harapan rakyat tentang kesejahtraan dan keadilan.

Kemudian, GP Ansor Banten bersama aparat kepolisian, KPU dan Bawaslu siap menjaga kondusifitas pemilu dengan menurunkan Banser di seluruh TPS di Provinsi Banten agar proses pemilu berjalan lancar.

“Dan, ketiga adalah mendekteksi secara dini unsur dan gejala-gejala yang akan melakukan upaya membuat gaduh dalam pemilu nanti.” pungkasnya. [Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *