By | 25 Agustus 2019

patron.id – Serang, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) adakan Aksi Menanam Komoditas Pengendali Inflasi dan sosialisasi Inflasi (Akomodasi), yang digelar dengan tema ‘Aksi Menanam Pengendali Inflasi untuk Membangun Optimisme Ekonomi’ di Desa Mongpok, Cikeusal, Serang, pada Minggu (25/08/2019).

Antusiasme Warga Ikuti Kegiatan GenBI. [patron.id]

Kegiatan diawali sosialisasi mengenai inflasi kemudian dilanjutkan dengan penanaman 500 pohon cabai, warga setempat antusias ikuti kegiatan tersebut.

Muhammad Rizky Thoriq Ketua Pelaksana mengungkapkan, bersyukur karena antusias warga yang tinggi.

“Alhamdulillah antusiasme warga Mongpok sangat tinggi, dan saya ucapkan banyak terimakasih,” ungkapnya.

“Kegiatan ini tidak hanya ceremony, kami pantau sejauh mana keberhasilannya dan apabila berhasil akan kami lanjutkan ke Desa-desa lain yang ada di Banten. Mudah-mudahan dengan menanam cabai, inflasi bisa dikurangi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Program Pengenalan Kampus STISIP Setia Budhi Rangkasbitung
Warga Desa Mongpok Saat Ikuti Sosialisasi

Sementara itu, Maksus Ketua GenBI Banten menambahkan, pilihannya menanam cabai disebabkan harga cabai yang melambung tinggi.

“Penanaman cabai dipilih karena harga cabai mencapai angka 120/kg, harga sebesar itu akan menguras kantong masyarakat yang ada di Indonesia. Dengan ini warga bisa merawat tanaman cabai dan bisa memetik buahnya dikemudian hari, agar pengeluaran keuangan keluarga bisa dikurangi,” ujar Maksus.

“Kalo penyedia komoditas cabai banyak, inflasi bisa ditekan,” tambahnya.

Masih ditempat yang sama, Dimyati Kepala Desa Mongpok juga menuturkan kepada masyarakat agar merawat bibit cabai agar bisa dipetik.

“Masyarakat harus bisa mengurus tanaman cabai ini dan dikemudian hari bisa memetik, Insyallah kedepan mudah-mudahan dari pihak Desa bisa mendorong agar semua warga di setiap rumah bisa menanam cabai,” tuturnya. [Red/Bahri]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *