By | 22 Juli 2019

patron.id – Tangerang, Bada Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM PTAI) Banten besut kegiatann ‘Talk Show Milenial’ sebagai upaya pencerdasan dan langkah preventif melawan hoax. di Cafe dan Resto Sangawaluh Binong, Tanggerang, Senin, (22/7/2019).

Antusias Peserta Kegiatan

Subandi Misbah Narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan “Media sosial sedang rame hoax, hoax lahir dari rahim politik post truth atau pasca kebenaran, Hoax artinya berita bohong, hoax secara devinisi adalah berita yang tidak ada kaidahnya,” Kata Subandi Pengamat Politik.

Ia menambahkan bahwa Fenomena berita hoaxs masih menjadi pekerjaan rumah yang sukar untuk diselesaikan, pasca sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Jokowi – Ma’ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, namun berita hoaxs masih bertebaran dilini masa media sosial,

“Walaupun pilpres sudah selesai tapi kenapa hoax masih beredar, alasannya pertama tafsir Agamanya berbeda dan yang kedua karena hoax pernah berhasil di Amerika, Salah satu cara mengurangi berita hoax adalah dengan cara menulis, menulis berita yang baik dan benar,” Tambahnya

Sementara itu, Romly Revolvere, Jurnalis juga Narasumber dalam kegiatan tersebut memaparkan tentang maraknya opini yang bertebaran di media sosial yang mengangkat isu Agama,

Baca Juga:  Ijazah Kubro Kitab As Sholawat Wal Awrod Dalam Harlah NU Ke-94 di Mancak

“Isu Agama sangat sensitif ketika dibawa pada ajang kontesatasi politik, Medsos di konsumsi oleh semua orang,hampir semua Orang bermedia contohnya di Facebook yaitu menyampaikan opini, Apa yang disebarkan atau disampaikan tidak semua faktual.” Ujarnya

“Hoax bisa laku karna tingkat literasi kita rendah, Menkonsumsi berita pada hakikatnya yaitu untuk menambah pengetahuan atau wawasan, Banyak wartawan yang lahir bukan dari basic jurnalis, yang harus diperhatikan dari berita atau informasi adalah dampaknya,” Lanjut Romly

Masih dalam Forum yang sama, A Rosyid dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Tanggerang memaparkan Bagaima agar kita terhindar dari hoax? yaitu dengan cara menanamkan nasionalisme,

“Adanya perbedaan lazim, Perpecahan di Negara Timur karena diadu domba lewat media pun di Indonesia, Perkara yang dapat menyempurnakan pekerjaan maka sifatnya wajib, Nasionalisme itu wajib hukumnya, Tanamkan dalam diri kita Nasionalisme,” Pungkasnya [Red/Cj-Rosyid/Editor/Aldaymadagi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *