By | 30 Agustus 2020

patron.id – Serang, Penyerahan nomor telepon peserta didik untuk penyaluran bantuan kuota internet selama belajar sistem online atau belajar jarak jauh (BJJ) selama pandemi Covid-19 diperpanjang hingga 11 September 2020.

Hal ini sesuai surat edaran Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Nomor 8310/C/PD/2020 tentang pemberitahuan menindaklanjuti surat Nomor 8202/C/PD/2020 perihal Program Pemberian Kuota Internet Bagi Peserta Didik.

Surat tersebut ditandatangani Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri dan dikeluarkan pada 28 Agustus 2020.

Terdapat dua poin penting yang disampaikan dalam surat tersebut yaitu (a) Tenggat waktu penginputan nomor handphone peserta didik ke dalam Aplikasi Dapodik diperpanjang sampai dengan 11 September 2020, (b) Pemberian pulsa akan diberikan berdasarkan nomor handphone yang telah diinput dalam Aplikasi Dapodik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto membenarkan perihal tersebut saat dikonfirmasi patron.id lewat telepon genggam.

Ia menjelaskan alasan penginputan data nomor peserta didik diperpanjang hingga 11 September dikarenakan mungkin terjadi banyak pengunduhan file dari pihak sekolah dari seluruh Indonesia. Sebelumnya direncakan akan ditutup pada Senin (31/8) besok.

Baca Juga:  Dinilai Acuh Terhadap Hoax, Pemuda Indonesia Alami Degradasi Nasionalisme

“Inputnya diperpanjang mungkin banyak penguduhan dari seluruh Indonesia, terutama yang wilayahnya luas supaya semua siswa bisa terinput ke handphone,” kata Wasis saat dihubungi via pesan whatsaap, Minggu (30/8/2020).

Pengisian data melalui aplikasi Data Pokok Pendidikan atau Dapodik. Dapodik adalah sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional. Aplikasi ini berfungsi untuk menjaring data pokok pendidikan (Satuan Pendidikan, Peserta Didik serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang akan dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan pendidikan.

“Kan harusnya terakhir tanggal 31 Agustus, itu juga mendadak banget. Dan bagi yang belum punya nomor khusus, masih ada waktu untuk beli,” imbuh dia.

Sejak surat edaran dikeluarkan, wali kelas meminta orang tua atau siswa untuk mengisi nama dan nomor telepon yang aktif. Nantinya Kemendikbud akan mengirimkan kuota internet gratis 35 GB untuk siswa, 42 GB untuk guru, dan 50 GB untuk mahasiswa, serta dosen per bulan. Pemberian kuota internet gratis akan berlangsung September-Desember 2020. [Red/Roy]

Bagikan: