By | 29 Agustus 2020

patron.id – Serang, Sejumlah siswa di Provinsi Banten, termasuk Kota Serang, bakal mendapat bantuan kuota internet secara gratis dari pemerintah pusat. Bantuan ini diberikan untuk memperlancar proses belajar mengajar bagi peserta didik selama pandemi Covid-19.

Sesuai surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Nomor 8202 Tahun 2020 tentang Program Pemberian Kuota Internet Bagi Peserta Didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto membenarkan perihal tersebut terkait bantuan pulsa internet bagi peserta didik dari pemerintah pusat akan disalurkan melalui nomer telepon murid atau orang tua murid.

“Iya benar, harus masuk data pokok pendidikan (dapodik) dengan nomor handphone siswa. Nanti dari pusat itu, berdasarkan nomer-nomer yang diinput,” kata Wasis kepada patron.id saat dijumpai di salah satu hotel berbintang, pada Sabtu (29/8/2020).

Secara teknis, ia menjelaskan, siswa atau orang tua murid memberikan nomer telepon ke pihak sekolah. Kemudian pihak sekolah menginput data tersebut melalui aplikasi dapodik (data pokok pendidikan) dan langsung terintegrasi ke dapodik kemendikbud sebagai dasar bantuan oleh kemendikbud. Batas akhir input data ini hingga tangga 31 Agustus.

Baca Juga:  Pemkab Serang Serius Dorong UMKM

“Teknisnya ke sekolah, sekolah sudah tahu dan pasti sudah menginput tapi perlu cek dan ricek, paling terkahir tanggal 31 Agustus,” terang dia.

Namun pihaknya belum mengetahui berapa jumlah nominal yang akan diterima per siswa untuk bantuan kuota internet ini. Sementara jumlah siswa di Kota Serang yakni SD 78.000 orang, SMP 28.000 ribu, dan total keseluruhan beserta siswa PAUD mencapai 118.000 orang.

“Kalau jumlah kuota yang mau dikasih per siswa belum tahu, apakah per siswa per bulan Rp 100-50 ribu kita belum tahu,” ujar dia.

Jika ditemukan siswa tidak mendapat bantuan kuota internet, ia menambahkan, pihaknya akan melaporkan perihal tersebut kepada Kemendikbud.

“Kalau ada yang tidak dapet nanti kita laporin, karena dapodik itu data terintegrasi. Di Kota Serang punya data pokok pendidikan, input di sini langsung sampai ke pusat,” imbuhnya. [Red/Roy]

Bagikan: