By | 19 Februari 2019

patron.id – Serang, Kesejahteraan perekonomian rakyat menjadi sorotan penting, berbagai macam cara dilakukan untuk menjawab tantangan arus baru ekonomi di masa mendatang. Hal itu diungkapkan Kiai Ma’ruf Amin, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, saat melakukam silaturahmi bersama alim ulama dan tokoh masyarakat Tanara, di Pondok Pesantren An Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Selasa (19/2/2019).

Ma’ruf Amin menegaskan bahwa arus baru ekonomi harus dilakukan kepada santrinya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia ke depan. Bahkan ia meminta kepada santrinya agar bisa menjadi Gus Iwan (santri bagus pinter ngaji dan usahawan).

“Selain ngajinya bagus santri juga harus bisa berwirausaha.” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Dikatakan Ma’ruf, gagasan arus baru ekonomi ia terapkan di ponpes miliknya melalui dana Wakaf Bank Mikro sebesar Rp 4 milyar yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Bank Mikro tersebut diberikan dengan masing-masing Rp 1 juta. Kalau sudah 10 bulan mengangsur dengan satu minggu Rp 20 ribu nanti tahap ke dua bisa Rp 2 sampi Rp 5 juta,” katanya.

Baca Juga:  Silaturrahim Pemuda Menyoal Radikalisme

Ia menilai kehadiran bank mikro ini cukup berdampak bagi santrinya, hal itu ditandai dengan jumlah nasabah sebanyak 400 orang. Bahkan ia menyebutkan di antara mereka ada yang membuka cabang di beberapa tempat.

“Dari Bank Mikro tersebut sudah memiliki hapir 400 nasabah. Mereka patuh dan taat untuk pembayaraanya, mereka juga sangat senang karena bisa berjualan bahkan ada yang ekspansi bikin cabang warung dimana-mana,” lanjutnya.

Selain gagasan arus baru ekonomi, Maruf Amin juga menciptakan kedai kopi abah untuk memberikan usaha kepada santri dan masyarakat. Hal itu juga diminati banyak santri sampai kepada santri di tingkat nasional.

“Tadinya hanya di Banten. Tapi ketika ada mitra koperasi santri nasional, kopi abah sudah sampai ke Sulawesi, Tuban, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kuningan,” pungkasnya. [Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *