By | 11 September 2018

patron.id – Serang, perayaan Tahun baru Islam 1440 Hijriah jadi pusat perhatian warga Kampung Pancur melati l, Kelurahan Pancur kecamatan Taktakan kota serang, warga saksikan arak-arakan yang digelar meriah, meskipun kelurahan tidak merespon (11/9).

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 13.00 sampai 17.00, dimulai dengan ziarah kubur, arak-arakan mengelilingi Desa dilanjutkan makan bersama, namun tak ada lurah dalam kegiatan tersebut.

Bung haer sapaan akrab Haerudin tokoh pemuda setempat mengatakan bahwa “kegiatan arak-arakan yang dilakukan masyarakat merupakan media informasi bahwa sudah memasuki tahun baru Islam, serta wujud syukur kepada sang maha pencipta, dan ini merupakan implementasi dari tradisi yang dijaga sejak nenek moyang pasca kemerdekaan.” Tandasnya

Pemuda dan seluruh elemen masyarakat berjalan dari kp.Pancur melati mengelilingi Kelurahan Pancur dan menengok kelurahan sebagai tanda penghormatan kepada Lurah dari warganya. Namun sangat disayangkan rombongan arak-arakan terbengkalai lantaran di kelurahan tidak ada orang, padahal kegiatan ini sudah dilakukan setiap tahunnya dan ini sudah turun temurun.Imbuhnya

Baca Juga:  DPR RI Komisi VIII Sambangi Pemprov Banten

Safaat salah satu warga perwakilan rombongan arak-arakan menambahkan “saya sangat menyayangkan harusnya kita bisa bertemu dengan lurah, karena bertemu saja bagi kami merupakan suatu kebanggan, harusnya lurah bisa menyaksikan Semua masyarakat yang terhibur atas kegiatan ini dan sangat senang karena kegiatan ini dilakukan cuma 1 Tahun sekali, namun tidak ada lurah.” Tandasnya

Masyarakat juga berharap Tahun depan lebih meriah lagi dan banyak elemen pemerintahan yang bisa hadir dan ikut serta dalam perayaan ini dan arak-arakan ini di jadikan sebagai warisan budaya masyarakat pancur melati. Tutupnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *