By | 16 Desember 2018
Ribuan jama’ah padati sohibul barokah pandeglang

patron.id – Pandeglang, Ribuan masyarakat Banten antusias mengikuti acara do’a dan dzikir yang diselenggarakan oleh Gerakan Balad Mengaji (GBM) Provinsi Banten. Do’a dan dzikir bertajuk “Menguatkan Tali Kebangsaan” ini dihadiri sebanyak 2000 umat islam. Do’a dan dzikir dipimpin oleh Abuya Muhtadi Dimyathi, sementara tausyiah kebangsaan disampaikan oleh Kiyai M. Hamdan Suhaemi, sekaligus Koordinator GBM Banten. di Gedung Sohibul Barokah, Kadupinang, Kabupaten Pandeglang, Minggu (16/12)

Dede Suarjana (40), warga Kampung Ciapus, Desa Nanggala, Kecamatan Cikeusik, mengungkapkan rasa antusismenya mengikuti kegiatan tersebut dengan menunjukan jarak tempuh yang cukup jauh namun bisa membawa jama’ah banyak.

“Saya membawa jamaah 60 orang meskipun jarak tempuh sangat jauh, Bahkan masih banyak jama’ah yang mau ikuti kegiatan ini, tapi tidak ada kendaraan yang membuat kami merasa sulit.” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di satu titik, justru harus bisa menyentuh sampai kepelosok desa tempat tinggalnya. Sebab, ia menilai kegiatan tersebut sangat menginspirasi dan bisa menguatkan imannya.

“Semoga kegiatan ini tidak sampe di sini, terus melebarkan sayapnya sampai di daerah Cikeusik. Karena kami menilai kegiatan seperti ini sangat bagus menginspirasi bahkan bisa menguatkan keimanan kita.” tuturnya.

Baca Juga:  Tarian Yospan Asal Papua Warnai Pembukaan Festival Kota Serang

Senada diungkapkan KH.Tubagus Abdul Hakim, Rois Syuriyah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Banten mengatakan, kegiatan yang dilakukan GBM ini memang harus mengaji sebagai bentuk menjaga kultur warga setempat yang mayoritas umat muslim. “Ini salah satu ciri ahlul billad atau warga setempat, artinya umat muslim ya harus ngaji, karena kita berhadapan dengan berbagai beita hoak, dengan begitu insyaallah menuju kebenaran,” ujarnya.

Menanggapi persoalan antusiasme masyarakat, Tedi Kurnia, selaku ketua panitia, mengatakan permohonan maaf jika pelayanan yang diberikan tidak maksimal. Meski demikian, ia berharap semoga kegiatan do’a dan dzikir bersama ini bisa diridhoi dan diberkahi olehAllah SWT.

“Kami panitia Gerakan Balad Mengaji memohon maaf kepada kiyai dan para jama’ah apabila pelayanan kami kurang optimal, melihat antusiaseme masyarakat yang sangat tinggi sehingga melebihi target,” katanya.

Pada kesempatan tersebut hadir KH Zamzami Yusuf Ketua Bidang Fatwa MUI Kabupaten Pandeglang, KH Hamdan Suhaemi Koordinator GBM Banten, Kiai Arpan Bahrudin Koordintor GBM Pandeglang, KH Ato Kabupaten Lebak, KH Amin Faizi Kota Cilegon, para pengasuh pondok pesantren dari berbagai kabupaten/kota, tokoh masyarakat, serta jajaran Kapolsek Kabupaten Pandeglang. [red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *