By | 14 April 2019

patron.id Ciputat, Ikatan Mahasiswa Ilmu komunikasi Indonesia (IMIKI) UIN Jakarta, telah melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) ke-4 yang berlangsung sejak tanggal 12 hingga 14 April 2019 di Aula lantai 2 Villa Darul Ikhlas, Ciputat, Tangerang Selatan. (14/04)

Salah satu agenda dari kegiatan tersebut yaitu adanya diskusi pada materi yang dibahas terkait Analisis Wacana Media. Materi tersebut dipandu oleh Nurul Hidayat yang masih menjabat sebagai Sekretaris IMIKI wilayah 2.

Sesi Foto Bersama Peserta dan Panitia Kegiatan Diklat 4 IMIKI UIN Jakarta. [patron.id]

Selama materi berlangsung, para peserta diklat yang berjumlah 35 orang begitu antusias, terlihat dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya. Pasalnya konsep pemaparan materi yang ditawarkan oleh Nurul Hidayat tidak membuat peserta merasa bosan. Ia mengajak para peserta untuk berfikir secara kritis terhadap keadaan media saat ini, kemudian dilanjut dengan sistem sharing dan memanfaatkan Focus Group Disscusion (FGD).

Baca Juga:  KKM 64 Unsera Disambut Hangat Koramil 0212 Ciomas

Salah seorang mahasiswa jurusan Komunikasi Penyiaran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Taufik Hidayat meresa resah pada kondisi media kini, khususnya di Indonesia. Ia mengajukan pertanyaan terkait keadaan media di Indonesia saat ini akan dibawa kemana.

Pertanyaan yang diutarakan oleh Taufik dirasa menarik oleh pemateri, yang kemudian langsung dijawabnya, “Media seharusnya harus lebih bersikap independen, tidak menonjolkan preferensi politiknya. Karena media merupakan salah satu dari empat pilar demokrasi. Maka seharusnya netralitas harus tetap dipertahankan” tutur Nurul Hidayat dengan lugas.

Diskusi berlangsung dengan baik, dilanjut ketika pemateri ingin memberikan stimulus berupa isu terkini, salah seorang panitia memberi tanda waktu telah usai pada materi analisis wacana media. Sehingga diskusi pun harus segara diakhiri.

Diakhir diskusi, pemateri memberikan follow up berupa kritis dan kesadaran diri terhadap isu-isu sosial, khususnya di bidang penyiaran. [Red/Renna]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *