By | 13 Desember 2019

patron.id – Serang, Aliansi Pemuda Peduli Negeri menggelar kegiatan Dialog Kebangsaan yang bertajuk “Peran Mahasiswa Jaman Now Dalam Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Era Informasi” di Rumah Makan Saung Edi Jalan Bhayangkara No.1, Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Pada Jum’at (13/12/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa, pemuda lintas Agama, Gus Soleh Koordinator mubaligh perekat umat, Ali Muhtarom Sekretaris progam studi Management pendidikan islam (MPI) S3 UIN SMH Banten, dan Rizki Ikhwan selaku Dinas Kominfo Kota Serang.

Iqbal Ladhuni, Koordinator Aliansi Pemuda Peduli Negeri memaparkan soal Radikalisme dan terorisme melalui media sosial.

“Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri karena kebebasan serta ketidak bijakan dalam penggunaan media sosial dapat menjadi celah dan dimanfaatkan oleh kelompok radikal dalam menyusupkan ajarannya”.

Ali Muhtarom, Sekretaris Program Studi MPI S3  UIN SMH Banten menegaskan kepada mahasiswa, bahwa Mahasiswa harus berperan aktif dalam merespon isu-isu tentang pemahaman keagamaan yang bersifat radikalis.

Baca Juga:  Rohmanudin Nahkodai IMIKI Banten Periode 2018-2019

“Salah satu strategi yang paling penting menurut saya  bagaimana mahasiswa itu melakukan koordinasi atau bermitra dengan instansi negara seperti Kominfo, Kementrian Agama, kemudian beberapa instansi yang lain. Jadi intinya mahasiswa sangat tepat dalam strategi untuk melakukan deradikalisasi.”

Selain itu iya juga menyarankan untuk lebih bijak dalam memilih guru agama terlebih guru agama yang masih terbilang baru.

“Yang menjadi persoalan adalah banyaknya ustadz-ustadz baru dengan keilmuan yang tidak diketahui, sebenarnya ini  juga menjadi kekhawatiran tersendiri, karena bisa mengakibatkan orang awam menjadikan orang lain sebagai guru dan takutnya itu adalah guru yang salah, semakin beragama bukannya menjadi orang yang lebih lembut malah menjadi orang yang lebih kasar” Pungkasnya.[Red/LE.Baihaiki]

Bagikan: