By | 25 Februari 2020

patron.id – Serang, Maraknya pemberitaan kegiatan “pelatihan pengembangan karakter bangsa bagi generasi pemuda 2020” yang digelar Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Provinsi Banten bersama Komite Nasional Pemuda Indonesa (KNPI) Provinsi Banten kubu Ali Hanafiah di gedung Negara Pendopo Lama Pemerintah Provinsi Banten Pada 24 Sampai 26 Februari 2020 mendapat respon negatif dari kalangan muda.

Pada pemberitaan yang sudah meluas Dispora menyebarkan undangan kegiatan namun diduga ditumpangi oleh KNPI kubu Ali dan ditandangani oleh panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan ketua DPD KNPI Banten Ali Hanafiah.

Adam Ma’rifat selaku Wakil Ketua KNPI Provinsi Banten dan pemuda KBNU angkat bicara. Menurutnya Dispora tidak patut untuk berpihak salah satu pihak, terlebih dispora adalah Lembaga kedinasan yang ada dalam tubuh negara, seyogyanya Dispora harus menjadi orangtua yang mampu menjembatani sebagai penengah dari dinamika yang terjadi.

Baca Juga:  Pro Kontra Belajar Tatap Muka, Orangtua Murid : Takut Tertular

“Dispora kita sebut saja orang tua seharusnya mampu menjadi jembatan atau penengah, bukan berpihak kepada salah satu , apalagi ini berani menggunakan anggaran negara. Hal ini berpotensi menimbulkan dinamika yang berkepanjangan.” Kata Adam kepada jurnalis patron.id melalui pesan Whatsapp

“Kemunculannya berpotensi membuat keadaan tidak kondusif.” Kata Adam

Ia juga menegaskan dinas khususnya Dispora harusnya tunduk dan patuh pada hukum, Dalam hal KNPI lihat saja legalitas formalnya. Mana yang diberikan SK oleh kemenkumham.

“Hormati keputusan hukum agar berjalan dengan baik, Jangan politis.” Pungkasnya.[Red/Aldi]

Bagikan: